Menceritakan dari ranjang kematiannya, Mathilda, seorang wanita muda baru berusia dua puluhan, menulis kisahnya sebagai cara untuk menjelaskan tindakannya kepada temannya, Woodville. Narasinya mengikuti pengasuhannya yang kesepian dan klimaks pada titik ketika ayahnya yang tidak disebutkan namanya mengakui cinta insesnya padanya. Ini kemudian diikuti oleh bunuh diri dengan tenggelam dan kematia…