Mati Bahagia, novel Albert Camus yang diterbitkan setelah ia meninggal, ditulis ketika ia masih berusia dua puluhan awal. Dalam novel ini, Camus menampilkan lebih banyak tentang dirinya dibandingkan karya-karyanya berikutnya, yang di kemudian hari menjadi lebih kaya akan unsur-unsur mitologi. Melalui pemuda seperti Patrice, protagonis novel ini, pembaca akan mengenali Camus muda—kegemarannya …
Apakah Anda tengah mencari alasan untuk menemukan (kembali) impian Anda? Apakah Anda sedang mencari keberanian untuk merealisasikan keinginan Anda? Apakah Anda merasa hidup Anda kurang maksimal? Inilah novel yang tepat untuk Anda! Sebanding dengan karya fenomenal The Alchemist, novel filsafat yang berakar pada kearifan dunia Timur ini sungguh memotivasi. Keajaiban Mimpi adalah misteri metafi…
Ke mana perginya mereka, sahabat-sahabat hantu kecilku yang lagi-lagi sibuk mencari teman-teman baru? Namun, sesal terasa begitu menyesakkan dada, tatkala kuingat lagi bahwa semua ini karena ulahku. Seandainya tak kuceritakan bagaimana kisah kami. Seandainya tak kugambarkan sosok Peter yang jahil, William yang bijaksana, Hans dan Hendrick yang periang, Janshen yang menggemaskan. Pasti kalian…
Buku ini memotret realitas kehidupan masyarakat melalui cerita-cerita unik dan sarat hikmah. Ada kisah soal kening: tentang seorang ustaz yang keningnya tumbuh bisul ketika rajin shooting sinetron, juga perihal anak muda bernama Markum yang ingin sekali keningnya menjadi hitam, agar dibilang sebagai orang beriman. Ada pula cerita ihwal haji, salah satunya tentang seseorang yang gagal berangkat …
Nabilla sering melanggar peraturan dan tidak pernah kapok meski sudah mendapat surat peringatan. Sebagai ketua OSIS, Briyan harus turun tangan. Bagi Nabilla, Briyan musuh yang hobi mencari-cari kesalahan. Sudah sok ganteng, sok galak pula. Sialnya takdir justru selalu mengkonfrontasikan mereka. Saat jalan berdua mereka menemukan seorang bayi yang ditelantarkan di sebuah taman. Mereka tidak ingi…
“Pecinta sejati tidak akan pernah menyerah sebelum kematian itu sendiri datang menjemput dirinya.” Percayalah pada kalimat bijak itu. Hanya itu yang perlu dilakukan. Sisanya, biarlah waktu yang menyelesaikan bagiannya. Maka, kau akan mendapatkan hadiah terindah atas cinta sejatimu. Percayalah! Ini adalah kisah tentang Jim, dari Kisah Sang Penandai, yang terpilih untuk mengguratkan…