Keluarga adalah tempat pertama bagi setiap manusia untuk belajar tentang relasi. Kekacauan dalam relasi awal tersebut akan menjadi mimpi buruk yang panjang. Cerpen-cerpen dalam buku ini adalah gambaran paling jujur dari kondisi itu. Dalam “Bapak yang Hilang”, seorang anak melihat punggung bapaknya menjauh dan tak pernah kembali pulang. Sebuah lubang buram tertinggal padanya dan sepanjang…
Buku antologi ini memuat 15 cerpen karya 15 pengarang terkemuka Eropa Timur dari berbagai negara yang saya terjemahkan dari sejumlah sumber terpilih. Buku antologi Dari Tepi Sungai Vistula: 15 Cerita dari Eropa Timur ini tidak disusun berdasarkan tema cerita tertentu, melainkan merupakan bagian dari seri antologi cerpen yang disusun berdasarkan patokan geografis. Antologi lain dalam seri ini ad…
Koleksi cerita pendek dalam buku ini dipilih dari sekian banyak cerita pendek Ray Bradbury. Khas, unik, hidup, dan berbeda dari fiksi ilmiah lain. Tema sains, psikologis, dan ruang angkasa yang mengesankan, yang membangkitkan pertanyaan tentang bagaimana kemungkinan sejarah masa depan, atau tentang bagaimana jika kita tinggal di planet lain. Semua diilustrasikan melalui cerita yang sungguh meng…
Dengan gaya bahasa yang ringan dan lancar, cerpen-cerpen Satmoko mampu menyajikan berbagai persoalan yang terjadi di sekitarnya ke dunia cerita secara menarik dan memunculkan kesadaran reflektif pada pembaca. Cerpen-cerpen “Di Persimpangan di Perbatasan”, “Ke Kota”, “Kota Abu”, dan “Angkringan Pandemi” mampu menggambarkan tokoh-tokoh yang kalah dan dikalahkan oleh keadaan yang m…
“Ayahmu telah jadi peri pohon tergagah, menjadi pemimpin dari peri-peri pohon yang lain.” Wajah-wajah itu tersenyum dan membuat Marti kebingungan. “Tapi…” “Kami juga baru tahu bahwa hal ini bisa terjadi. Biasanya keluarga terdekat saja yang didatangi mimpi penjelmaan. Mungkin karena alam tahu bahwa kau akan merendah dan akan berbohong, mungkin dengan mengatakan bahwa ia han…
"Janganlah mengurusi kepentingan orang lain dan janganlah mempunyai keinginan tahu tentang orang lain. Hanya dengan jalan demikian, kita dapat tenang." Sejak kali pertama terbit, tujuh cerita yang dihimpun dalam antologi Orang-Orang Bloomington sukses memukau pembaca lintas generasi melalui permasalahan yang diangkat-emosi-emosi terdalam manusia. Manusia dengan segala dinamika kehidupanny…
Kitab Pasir merupakan karya terakhir Borges yang diterbitkan. Memuat tiga belas cerpen, yang menurut Borges, “Variasi dari berbagai tema favorit ... menggabungkan gaya yang sederhana dan menggunakan bahasa sehari-hari dengan alur yang fantastis.” Di dalam buku ini ada juga cerpen Borges yang luar biasa seperti “Sang Liyan”, “Kongres”, “Undr” dan “Cermin dan Topeng”. “Sa…
Bagi saya, hal terpenting yang disuarakan Sasti sebagai penulis perempuan adalah kritiknya atas praktik patriarki dalam kehidupan bermasyarakat, beragama, dan bernegara. —Yetti A.KA, penulis. Setiap akhir dari kisah cerpen dalam buku ini membawa pembaca pada awal dari konflik baru yang mendorong pembaca melanjutkan kisahnya dengan atau tanpa sadar. Pembaca diajak berpikir dan berimajinasi…
Keputusasaan adalah bagian dari diri manusia, dan pikiran-pikiran liar, yang kemudian menjadi cerita-cerita absurd dan tragis, muncul dari keputusasaan itu. Begitulah cerita-cerita dalam buku ini muncul. Buku ini membuat pembacanya terbahak-bahak di rumah duka, tergila-gila kepada benda mati, lalu sampai pada titik jenuh sebagai seorang manusia.