Puisi dan sejarah yang berkelindan. Semangat 66 ada di buku ini. Semangat pun sampai ketika 98 merebak sebagai tahun perubahan
Dunia baru butuh nabi baru. Namun tak seorang pun ingin dipilih menjadi nabi. Lalu bagaimana pencarian sang nabi terus dilakukan? Triyanto Triwikromo, pemeroleh anugerah Tokoh Seni 2015 Pilihan Majalah Tempo untuk kumpulan puisi Kematian Kecil Kartosoewirjo, menjawab pertanyaan itu dengan ungkapan-ungkapan sok serius, tak terduga, konyol, dan segar dalam buku ini. “kadang-kadang wajah malaika…
Saya seperti mendapatkan kembali harta karun yang pernah hilang ketika suatu hari Lukman Hakim mengabarkan bahwa sejumlah karya sastra saya berada di tangannya. Kumpulan puisi saya yang dicetak sangat sederhana diperolehnya dari Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) H.B. Jassin. Selain itu, dia berburu cerpen-cerpen saya. Tujuh belas cerpen dalam kumpulan ini adalah sebagian dari harta karun tersebut.…
Setiap mendengar kata kuburan, yang berkelebat dalam ingatan kita adalah tentang nisan, gundukan tanah, kijing, kembang, atau nuansa horor yang memunculkan beragam cerita seperti pocong, kuntilanak, genderuwo, dan sebangsanya. Kuburan seolah bayang-bayang kelam akan sebuah ruang masa depan. Anggapan demikian tidak salah. Lumrah adanya. Sementara kata imperium, ruang pikir kita tentu tertuju …
pakah payung membenci atau mencintai hujan? Aku bertanya kepada pantun, dan dia menjawab, “sampiran dan pesan padaku sudah jauh terpisah, dan aku bukan lagi aku!” Dan kau mencoba mempertemukan dengan payung dan hujan. Jalan kota, taman, dan sirene ambulans, memberi kata padaku, “Sedia payung…,” sebelum suara lain, “…dan biarkan hujan,” kata payung itu. Dan kau mungkin tahu…
Antologi puisi Negeri Daging adalah sebentuk “keistiqomahan” penulisnya dalam mengikuti perjalanan kehidupan makhluk Tuhan yang ia cintai: manusia dan Indonesia. Apa yang tertuang di dalamnya secara langsung, jernih, dan benderang mampu mengungkap sikap dan gerak hati penulisnya. Tak ada lagi beban untuk memilih-milih dan memacak kata yang indah, agung, dan “puitis”. Seperti setia…
Dalam rembulan yang bersinar terang, puisi-puisi dalam antologi ini menghiasi langit malam dengan kata-kata yang indah. Dari bait pertama hingga bait terakhir, setiap puisi memancarkan kehidupan, suka cita, kesedihan, dan mimpi- mimpi yang ingin diwujudkan. Antologi ini adalah bukti kekuatan kata bagi para penyair yang terlibat di dalamnya. Penyair puisi ini merupakan siswa-siswi MAN Kota Mage…