“Garda anakku… Cintaku pada ibumu sudah sangat sempurna. Telah kutebus cinta itu dengan menjalani seluruh kewajiban. Tanpa cela. Masihkah cintaku harus dipertanyakan? Bukankah cinta menjadi sempurna ketika semua gairah asmara telah pupus dalam jiwa? Cinta pun menjelma jadi puisi, Garda.” (cerpen "Menebang Pohon Silsilah") Kumpulan cerpen karya Indra Tranggono ini menyuguhkan berbagai c…