Puisi-puisi dalam Jari Tengah ini terbangun karena teks, visual, dan audiovisual yang meminjam dua kategori pengalaman. Pertama, pengalaman di luar diri penyair, dalam hal ini orang-orang. Saya ingin menyebut khusus pengalaman itu berasal dari Kakek dan Nenek saya, yang mana di kampung, mereka cukup dikenal sebagai dukun dan pabarzanji. Kedua, pengalaman saya pribadi membaca, mendengar, dan mel…
Buku ini merupakan buku kumpulan puisi Indonesia karya Dadang Ari Murtono
Sedari bulan tiga Aku pulang ke rumah Meremas cemas dan resah Melangitkan doa 12 tanggalnya Bulan kelima Ibu mertua Kembali pulang ke haribaan-Nya 12 tanggalnya Ketujuh bulannya Ibuku tercinta Pun kembali pulang ke haribaan-Nya Runtuh langit Terbelah tanah Segala sakit Mencekik alir darah Bisik Bunda Wartakan cinta Berpulang Bunda Karena rindu-Nya Puisikan saja Se…
Faruq Juwaidah dikenal sebagai salah seorang penyair terkemuka dalam gerakan puisi Arab kontemporer. Puisi-puisinya liris, disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan jujur, namun menukik. Ia dianggap mampu mengorganisir banyak warna dalam puisi Arab, dari puisi-puisi dengan rima vertikal hingga puisi-puisi dengan gaya dramatik. Puisi-puisi dan dramanya telah diterjemahkan ke dalam beberapa ba…
"Aku ingin jadi mata waktu Yang tahu cara memandang rindu Dengan denyut doa di jantung ibu Ibu meminjamiku mata Untuk melihat kehilangan Dan membalasnya dengan kehadiran Ibu meminjamiku waktu Untuk merangkai hidup Dengan penuh degup Aku ingin jadi mata bagi waktu Mata yang senantiasa terbuka Mata yang penuh oleh cinta"
senja itu datang entah dari mana burung yang mati tak pergi ke surga di Siwalanpanji, setiap kejadian meninggalkan gigitan * Puisi-puisi yang kutulis di buku ini, berawal dari sebuah mimpi buruk. Tahun 2016, di tengah perjalanan pulang ke Surabaya, pukul 02.00 mimpi buruk itu mendatangiku: kantorku terkubur lumpur, lalu aku pergi ke sebuah kota di tengah malam, di perjalanan itu kulihat …
Ada kebanggaan tersendiri ketika penyair menerbitkan buku puisi; berbagi karya kepada khalayak ramai, tak sekadar proses dokumentasi. Lebih dari itu, penerbitan buku puisi merupakan pembuktian eksistensi seorang penyair. Karya puisi menunjukkan seberapa besar konsistensi dalam menulis dan ‘merekam’ pengalaman batin penyair. Puisi-puisi dalam buku kumpulan puisi kedua ini saya tulis sepanja…
Hatiku jendela yang membuka Seperti kulihat wajahku ke dalam cermin Maka di dalam cermin itu kulihat wajahmu juga Yang menerangi bahwa hari ini adalah puisi indah - Hari Ini adalah Puisi Indah Setelah menulis sajak, lalu membacanya ulang, saya menjadi yakin, sajak merupakan harapan di antara tampilan citraan, dan pernyataan, yang ditegakkan untuk merobohkan keputusasaan dalam realitas hi…
Bintang gemintang berjatuhan ingin mendekat kepadanya sampai-sampai seluruh penjuru terang benderang dihujani cahaya Gedung paviliun kaisar Rum satu per satu menampakkan diri sampai-sampai semua orang di Lembah Makkah dapat melihatnya *** Buku puitis karya Imam Bushiri ini adalah sekuel kedua dari buku (kitab) terkenal Qasidah Burdah, yang jamak dibacakan dan didendangkan oleh uma…
Membicarakan Mahmoud Darwish seperti membuka lembaran-lembaran sejarah pengharapan dan perlawanan bangsa Palestina terhadap pendudukan Israel sejak 1948. Dua kosakata: perlawanan dan pengharapan dipilih dengan sengaja karena keduanya menggambarkan kondisi riil bangsa Palestina: mereka tidak mau takluk dan memiliki pengharapan. Mereka memahami dengan baik pentingnya makna martabat di tengah keke…